Odong-Odong Angkut 20 Ibu Majelis Taklim Kecelakaan di Bukit Pulai, Tiga Orang Luka-Luka

Daerah, Hukum, News71 Dilihat

PESISIR SELATAN, indekssumbar.com – Kecelakaan lalu lintas melibatkan sebuah mobil odong-odong terjadi di kawasan tanjakan Bukit Pulai, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 07.30 WIB.

Kendaraan yang mengangkut 20 orang ibu-ibu anggota majelis taklim tersebut dilaporkan mengalami gagal menanjak hingga mundur dan kehilangan kendali. Akibat kejadian itu, tiga orang penumpang mengalami luka-luka.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Padang–Bengkulu. Saat kejadian, mobil odong-odong dikemudikan Amirudin (59), warga Kampung Bukit Putus Luar, Nagari Punggasan Utara, Kecamatan Linggo Sari Baganti.

Berdasarkan keterangan Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pesisir Selatan, AKP Andri Perkasa, kendaraan tersebut bergerak dari arah Air Haji menuju Painan.

Rombongan ibu-ibu majelis taklim itu hendak menghadiri kegiatan Dakwah Wisata Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) yang berlangsung di Pantai Sago, Kecamatan IV Jurai.

Saat melewati tanjakan Bukit Pulai, kendaraan tersebut berupaya mendahului sebuah truk dari sisi kiri jalan. Namun, ketika berada di tengah tanjakan, tenaga mesin kendaraan diduga tidak mampu melanjutkan perjalanan.

Kondisi itu menyebabkan mobil bergerak mundur dan pengemudi kehilangan kendali.

Situasi semakin membahayakan ketika salah seorang penumpang berusaha menyelamatkan diri dengan melompat dari kendaraan yang sedang mundur.

Penumpang bernama Resmiweri (47), warga Kampung Muara Pandan, Kelurahan Sungai Tunu Barat, Kecamatan Ranah Pesisir, terjatuh di tepi kiri jalan.

Baca Juga:  Pasokan Terganggu, Harga Cabai Keriting Merah di Pasar Raya Padang Tembus Rp78.333 per Kilogram

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka memar dan robek pada bagian belakang kepala serta memar di pelipis mata kanan. Korban juga dilaporkan sempat tidak sadarkan diri.

Sementara itu, mobil odong-odong terus bergerak mundur hingga bagian belakang kendaraan membentur dinding bukit. Benturan tersebut mengakibatkan dua penumpang lainnya turut mengalami luka-luka.

Dua korban lainnya diketahui bernama Emidawati (57) dan Lenida Erlima (43), yang juga berasal dari Kampung Muara Pandan.

Emidawati mengalami pembengkakan pada bagian kening. Sementara Lenida Erlima mengalami luka lecet dan memar pada bagian tangan serta bahu.

Ketiga korban kemudian dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di RSUD M. Zein Painan.

Dalam kejadian tersebut, kendaraan odong-odong mengalami kerusakan ringan dengan perkiraan kerugian materiel mencapai Rp1 juta.

Menanggapi peristiwa itu, AKP Andri Perkasa mengimbau para pengemudi agar lebih berhati-hati ketika melintasi jalur tanjakan, terutama saat membawa penumpang.

Pengemudi juga diminta memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan serta tidak memaksakan diri mendahului kendaraan lain apabila kondisi jalan dan kemampuan mesin tidak memungkinkan.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi pengendara untuk mengutamakan keselamatan, terlebih ketika membawa penumpang dalam jumlah banyak.

Red/001